NGOPILOTONG.COM,  -  Pemberantasan judi online tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Penyakit masyarakat ini bahkan sudah menjangkiti anak-anak di bawah umur, mencapai 2 persen atau sekitar 82.000 korban. 


Oleh karena itu, upaya memerangi judi daring memerlukan keterlibatan semua pihak, termasuk keluarga terdekat di rumah.


Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo, Usman Kansong, menekankan pentingnya menjaga diri dan orang-orang terdekat dari bahaya judi online. Ia mengungkapkan bahwa pengawasan di dalam rumah akan memudahkan perlindungan anggota keluarga dari paparan judi online.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk membentengi diri dan bersama-sama menghentikan praktik judi online,” kata Usman dalam keterangannya, Rabu (3/7/2024).


Menurut Usman, dengan kerja sama yang baik, praktik judi online dapat diminimalisir dan diberantas secepatnya. Ia juga mengingatkan bahwa dampak buruk dari judi online sudah mencapai desa-desa.


"Judi online menyebabkan berbagai konsekuensi negatif seperti kecanduan, kehilangan pekerjaan, keretakan keluarga, dan utang, yang bisa berujung pada sanksi hukum," kata Usman.



Editor     :  Zumardi


Klasemen Piala Eropa 2024, Selengkapnya

Jadwal Piala Eropa 2024, Selengkapnya

Support   : SOCIABUZZ  SAWERIA